CORONA VIRUS DAN WABAH ZAMAN NABI

Dunia digegerkan dengan menyebarnya virus mematikan di daratan Cina. Virus yang dikenal dengan corona. Yang mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia.

Wabah penyakit juga pernah terjadi di zaman Nabi, meski berbeda dengan Corona, tetapi sama-sama belum ditemukan obatnya saat itu. Wabah tersebut adalah Thaun, sejenis kusta yang menular.

Rasulullah memerintahkan untuk melakukan isolali kepada korban yang terkena wabah tersebut.

Sebagaimana tersebut dalam hadits berikut, 
Amr bin Saad bin Abi Waqash mendengar bapaknya bertanya pada Usamah bin Zaid: “Apa yang pernah kamu dengar dari Rasulullah Saw tentang masalah tha’un?”

Maka Usamah berkata, Rasulullah Saw bersabda: “Tha’un adalah sejenis kotoran (siksa) yang ditimpakan kepada satu golongan dari Bani Israil atau kepada umat sebelum kalian. Maka itu jika kalian mendengar ada wabah tersebut di suatu wilayah janganlah kalian memasuki wilayah tersebut dan jika kalian sedang berada di wilayah yang terkena wabah tersebut janganlah kalian mengungsi darinya”. (Shahih Al-Bukhari No. 3214)

Bagi mereka yang mampu bersabar menghadapinya, Rasulullah memberi kabar surga. Dalam sabdannya

Kematian karena wabah adalah surga bagi tiap muslim (yang meninggal karenanya). (HR. Bukhari)

Namun demikian, Rasulullah mengajarkan umatnya untuk memohon kepada Allah agar dijauhkan dari wabah mematikan semisal corona dan sebagainya. Beliau mengajari dengan doa, 

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ الأَسْقَامِ

Ya Allah, aku mencari perlindungan kepadamu dari kusta, kegilaan, kaki gajah, dan penyakit jahat. (HR Abu Daud)

Selain berdoa, hendaknya kita juga meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kesehatan, sering cuci tangan, menghindari makanan yang haram dan menjijikan dan menghindari sebab yang menimbulkan keburukan.

Posting Komentar

0 Komentar